14/03/2025

Teknik Penelitian Sampling






Teknik sampling dalam penelitian mencakup metode pemilihan elemen dari populasi untuk analisis. Beberapa teknik yang umum digunakan adalah random sampling, purposive sampling, dan stratified sampling.

Teknik sampling dalam penelitian adalah metode yang digunakan untuk memilih elemen dari populasi yang lebih besar untuk dianalisis. Berikut adalah beberapa teknik sampling yang umum digunakan:

1. Random Sampling:

- Setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk dipilih.

Kelebihan: Mengurangi bias dan memberikan representasi yang baik dari populasi.

- Cocok untuk populasi yang homogen.

-Contoh: Simple random sampling, systematic random sampling.

2. Stratified Sampling:

- Populasi dibagi menjadi strata berdasarkan karakteristik tertentu, dan sampel diambil secara acak dari setiap strata.

- Berguna untuk memastikan representasi dari setiap kelompok dalam populasi.

Kelebihan: Memastikan bahwa setiap subkelompok terwakili dalam sampel.

 - Contoh: Stratified random sampling.

3. Cluster Sampling:

- Populasi dibagi menjadi kelompok (cluster), dan beberapa cluster dipilih secara acak untuk diselidiki.

- Cocok untuk populasi yang tersebar di wilayah geografis yang luas.

Kelebihan: Efisien untuk populasi yang tersebar secara geografis.

- Contoh: Cluster random sampling.

4. Purposive Sampling:

- Peneliti memilih sampel berdasarkan pertimbangan tertentu yang dianggap relevan untuk penelitian.

- Digunakan ketika peneliti memiliki pengetahuan mendalam tentang populasi.

Kelebihan: Memungkinkan peneliti untuk fokus pada individu yang memiliki informasi yang relevan.

Contoh: Memilih ahli di bidang tertentu untuk wawancara.

5. Quota Sampling:

- Populasi dibagi menjadi kelompok berdasarkan karakteristik tertentu, dan sampel diambil hingga kuota untuk setiap kelompok terpenuhi.

- Berguna untuk memastikan representasi proporsional dari subkelompok dalam populasi.

Kelebihan: Memastikan representasi proporsional dari subkelompok dalam populasi.

Contoh: Mengambil 30 responden dari kelompok usia 18-25 tahun dan 30 responden dari kelompok usia 26-35 tahun.

6. Snowball Sampling:

- Responden awal memberikan referensi untuk peserta berikutnya, dan proses ini berlanjut.

- Digunakan ketika populasi sulit diakses atau tidak terdaftar secara teratur.

Kelebihan: Berguna untuk menjangkau populasi yang tidak terdaftar atau tersembunyi.

Contoh: Menggunakan jaringan sosial untuk menemukan individu dalam kelompok tertentu, seperti pengguna narkoba.

7. Systematic Sampling:

Deskripsi: Anggota populasi diurutkan, dan sampel diambil dengan interval tetap. Misalnya, setiap anggota ke-n dipilih.

Kelebihan: Mudah diterapkan dan dapat memberikan sampel yang representatif.

Contoh: Mengambil setiap 10 orang dari daftar 100 orang.

8. Convenience Sampling:

Deskripsi: Sampel diambil dari anggota populasi yang paling mudah diakses. Ini sering digunakan dalam penelitian awal atau eksploratif.

Kelebihan: Cepat dan murah, tetapi dapat menghasilkan bias.

Contoh: Mengambil responden dari teman atau kolega yang mudah dijangkau.

Kesimpulan

Pemilihan teknik sampling yang tepat sangat penting untuk memastikan bahwa hasil penelitian dapat diandalkan dan representatif. Setiap teknik memiliki kelebihan dan kelemahan, dan pemilihan harus disesuaikan dengan tujuan penelitian, karakteristik populasi, dan sumber daya yang tersedia.

Referensi Jurnal:

- Teknik Pengambilan Sampel: 

[Link Jurnal](https://bit.telkomuniversity.ac.id/teknik-pengambilan-sampel/)

- Sampling Dalam Penelitian: 

[Link Jurnal](https://uptjurnal.umsu.ac.id/mengenal-sampling-dalam-penelitian/)

- Sistem Pengambilan Contoh: 

[Link Jurnal](https://ojs.unida.ac.id/karimahtauhid/article/download/14047/5455/45260)

Jenis Jenis Penelitian







"Jenis-Jenis Penelitian Dalam Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif" 

Penulis: Hasan Syahrizal, M.Syahran Jailani

Volume dan Nomor: Volume 1 Nomor 1 Mei 2023

Berikut adalah beberapa poin penting: 

Pendahuluan: 

Membahas tentang perbedaan mendasar antara penelitian kuantitatif dan kualitatif serta jenis-jenis penelitian yang termasuk dalam masing-masing kategori.

1. Penelitian Kuantitatif:

- Eksperimen: Menguji hubungan sebab-akibat melalui kontrol yang ketat.

- Survei: Mengumpulkan data dari sampel besar untuk analisis statistik.

- Penelitian Korelasional: Menganalisis hubungan antara dua variabel tanpa manipulasi variabel.

2. Penelitian Kualitatif:

- Studi Kasus: Meneliti fenomena secara mendalam dalam konteks tertentu.

- Etnografi: Mengamati budaya atau kelompok sosial tertentu.

- Grounded Theory: Mengembangkan teori berdasarkan data yang dikumpulkan.

3. Metodologi dan Instrumen:

 - Penelitian kuantitatif lebih terstruktur dan menggunakan instrumen seperti kuesioner dan tes statistik.

- Penelitian kualitatif lebih fleksibel, menggunakan wawancara mendalam dan observasi partisipatif.

Kesimpulan: 

 - Kedua pendekatan memiliki kelebihan dan kekurangan yang saling melengkapi. Pemilihan metode tergantung pada tujuan penelitian dan jenis data yang dibutuhkan.

Berikut adalah ringkasan dan review singkatnya:

1. Struktur dan Konten

-Komprehensif: Dokumen ini mencakup berbagai jenis penelitian baik dalam pendekatan kuantitatif maupun kualitatif.

-Penjelasan Terperinci: Setiap jenis penelitian dijelaskan dengan baik, mencakup tujuan, metode pengumpulan data, serta analisis yang digunakan.

-Referensi Teoretis: Terdapat dukungan teori yang kuat, yang memperkaya pemahaman pembaca tentang metodologi penelitian.

2. Kelebihan

-Kejelasan Bahasa: Bahasa yang digunakan cukup jelas dan mudah dipahami.

-Struktur yang Tersusun Rapi: Pembagian antara penelitian kuantitatif dan kualitatif mempermudah pembaca dalam memahami perbedaan dan persamaan keduanya.

-Contoh Praktis: Adanya contoh studi kasus atau penerapan metode tertentu memberikan ilustrasi yang bermanfaat.

3. Kekurangan

-Keterbatasan Visualisasi Data: Kurangnya grafik atau diagram yang mendukung penjelasan teori.

-Referensi Terbatas: Beberapa konsep dapat diperkuat dengan referensi tambahan dari sumber yang lebih mutakhir.

Review Skripsi Bab 3



Berikut adalah review untuk Bab 3 dari skripsi mengenai "Determinan Kinerja Sistem Informasi Akuntansi" di PT. PLN (Persero) Area Medan.

Review Bab 3: Metodologi Penelitian

3.1 Desain Penelitian

Kekuatan:

  - Penulis dengan jelas menjelaskan jenis penelitian yang digunakan, yaitu penelitian asosiatif, yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara variabel. Ini memberikan pemahaman yang baik tentang pendekatan yang diambil.

  - Penjelasan mengenai pendekatan kuantitatif juga tepat, mengingat fokus penelitian pada pengukuran dan analisis data.

Kelemahan:

  - Penulis dapat menambahkan lebih banyak detail tentang alasan pemilihan desain penelitian ini dan bagaimana desain tersebut akan membantu mencapai tujuan penelitian.

3.2 Populasi dan Sampel

Kekuatan:

  - Penjelasan mengenai populasi dan sampel cukup jelas. Penulis menggunakan teknik sampling jenuh yang sesuai untuk populasi kecil, yang menunjukkan pemahaman yang baik tentang metode sampling.

  - Tabel yang menyajikan jumlah populasi dan sampel memberikan gambaran yang jelas tentang komposisi responden.

Kelemahan:

  - Penulis dapat menjelaskan lebih lanjut tentang bagaimana pemilihan responden dilakukan dan kriteria yang digunakan untuk memastikan bahwa sampel representatif.

3.3 Lokasi dan Waktu Penelitian

Kekuatan:

  - Penulis menyebutkan lokasi dan waktu penelitian dengan jelas, memberikan konteks yang diperlukan untuk memahami latar belakang penelitian.

Kelemahan:

  - Penulis dapat menambahkan informasi tentang alasan pemilihan lokasi penelitian dan bagaimana lokasi tersebut relevan dengan topik yang dibahas.

3.4 Variabel dan Indikator Penelitian

Kekuatan:

  - Penjelasan mengenai variabel dependen dan independen sangat baik. Penulis berhasil menjelaskan definisi dan indikator untuk masing-masing variabel dengan jelas.

  - Tabel yang menyajikan definisi operasional variabel penelitian memberikan struktur yang baik dan memudahkan pemahaman.

Kelemahan:

  - Penulis dapat menambahkan penjelasan lebih lanjut tentang bagaimana indikator tersebut akan diukur dalam praktik.

3.5 Teknik Pengumpulan Data

Kekuatan:

  - Penulis menjelaskan metode pengumpulan data dengan baik, termasuk penggunaan angket dan wawancara. Ini menunjukkan pendekatan yang komprehensif dalam mengumpulkan data.

  - Penjelasan tentang penggunaan kuisioner yang diambil dari penelitian terdahulu memberikan kepercayaan pada validitas instrumen yang digunakan.

Kelemahan:

  - Penulis dapat menjelaskan lebih lanjut tentang bagaimana kuisioner akan disebarkan dan bagaimana responden akan dipilih untuk wawancara.

3.6 Teknik Analisis Data

Kekuatan:

  - Penjelasan mengenai teknik analisis data yang digunakan sangat rinci dan mencakup berbagai metode analisis yang relevan, seperti analisis deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, dan analisis regresi linier berganda.

  - Penulis memberikan rumus dan penjelasan yang jelas untuk setiap teknik analisis, yang membantu pembaca memahami proses analisis yang akan dilakukan.

Kelemahan:

  - Penulis dapat menambahkan penjelasan tentang bagaimana hasil analisis akan diinterpretasikan dan digunakan untuk menjawab rumusan masalah.

  - Beberapa istilah teknis mungkin perlu dijelaskan lebih lanjut untuk memastikan bahwa pembaca yang tidak memiliki latar belakang statistik dapat memahaminya.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Bab 3 dari skripsi ini memberikan penjelasan yang jelas dan terstruktur mengenai metodologi penelitian yang digunakan. Penulis berhasil menjelaskan desain penelitian, populasi dan sampel, lokasi dan waktu penelitian, variabel dan indikator, teknik pengumpulan data, serta teknik analisis data dengan baik. Namun, ada beberapa area di mana penulis dapat memperdalam analisis dan memberikan lebih banyak konteks untuk meningkatkan pemahaman pembaca. Penjelasan yang lebih rinci tentang bagaimana data akan diinterpretasikan dan bagaimana hasil penelitian akan diterapkan dalam praktik juga akan sangat bermanfaat.

Review Skripsi Bab 1&2

Berikut adalah review untuk Bab 1 dan Bab 2 dari skripsi mengenai "Determinan Kinerja Sistem Informasi Akuntansi" di PT. PLN (Persero) Area Medan.

Review Bab 1: Pendahuluan

1.1. Latar Belakang Masalah

Kekuatan:

  - Penulis berhasil menjelaskan pentingnya sistem informasi akuntansi (SIA) dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi. Penjelasan mengenai bagaimana SIA berbasis komputer dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengambilan keputusan sangat relevan.

  - Penulis juga mengidentifikasi berbagai faktor yang mempengaruhi kinerja SIA, seperti pendidikan dan pelatihan pengguna, dukungan manajemen puncak, dan modernisasi teknologi informasi, yang memberikan gambaran komprehensif tentang topik yang dibahas.

Kelemahan:

  - Meskipun latar belakangnya kuat, penulis dapat memperdalam analisis tentang bagaimana masing-masing faktor tersebut berinteraksi satu sama lain dan dampaknya terhadap kinerja SIA.

  - Beberapa referensi yang digunakan perlu diperbarui atau diperjelas untuk menunjukkan relevansi dan kekinian informasi yang disajikan.

1.2. Identifikasi Masalah

Kekuatan:

  - Identifikasi masalah yang jelas dan terfokus, mencakup berbagai aspek yang mempengaruhi kinerja SIA di PT PLN (Persero) Area Medan.

  - Penulis berhasil merangkum masalah-masalah yang dihadapi dengan baik, memberikan dasar yang kuat untuk penelitian lebih lanjut.

Kelemahan:

  - Penulis dapat menambahkan penjelasan lebih lanjut tentang dampak dari masing-masing masalah yang diidentifikasi terhadap kinerja SIA.

1.3. Batasan Masalah

Kekuatan:

  - Pembatasan masalah yang dilakukan penulis sangat baik, membantu fokus penelitian dan menghindari penyimpangan dari pokok permasalahan.

Kelemahan:

  - Penulis dapat menjelaskan lebih lanjut tentang alasan di balik pemilihan batasan masalah tersebut dan bagaimana hal itu akan mempengaruhi hasil penelitian.

1.4. Rumusan Masalah

Kekuatan:

  - Rumusan masalah disusun dengan jelas dan sistematis, mencakup pertanyaan penelitian yang relevan dengan tujuan penelitian.

Kelemahan:

  - Penulis dapat mempertimbangkan untuk menambahkan pertanyaan penelitian tambahan yang mungkin muncul dari analisis latar belakang.

1.5. Tujuan Penelitian

Kekuatan:

  - Tujuan penelitian yang ditetapkan sangat jelas dan sesuai dengan rumusan masalah. Penulis berhasil mengaitkan tujuan penelitian dengan masalah yang diidentifikasi.

Kelemahan:

  - Penulis dapat menambahkan penjelasan tentang bagaimana pencapaian tujuan ini akan memberikan kontribusi bagi PT PLN (Persero) Area Medan.

1.6. Manfaat Penelitian

-Kekuatan:

  - Manfaat penelitian dijelaskan dengan baik, mencakup berbagai pihak yang akan diuntungkan dari hasil penelitian.

-Kelemahan:

  - Penulis dapat memperdalam analisis tentang bagaimana hasil penelitian dapat diterapkan dalam praktik di PT PLN (Persero) Area Medan.

Review Bab 2: Tinjauan Pustaka

2.1. Kerangka Teori

Kekuatan:

  - Penjelasan mengenai kinerja sistem informasi akuntansi dan definisi yang diberikan sangat komprehensif. Penulis berhasil mengaitkan teori dengan praktik yang relevan.

  - Penulis juga menyajikan berbagai definisi dan pandangan dari berbagai sumber, yang menunjukkan kedalaman penelitian.

-Kelemahan:

  - Penulis dapat memperjelas hubungan antara teori yang disajikan dengan konteks penelitian di PT PLN (Persero) Area Medan.

2.1.1 Kinerja Sistem Informasi Akuntansi

Kekuatan:

  - Penjelasan tentang kinerja sistem informasi akuntansi dan tujuannya sangat baik. Penulis berhasil menjelaskan pentingnya sistem informasi akuntansi dalam konteks organisasi.

Kelemahan:

  - Penulis dapat menambahkan contoh konkret tentang bagaimana kinerja sistem informasi akuntansi diukur dalam praktik.

2.1.2 Pendidikan dan Pelatihan Pengguna

Kekuatan:

  - Penulis menjelaskan dengan baik pentingnya pendidikan dan pelatihan dalam meningkatkan kinerja sistem informasi akuntansi. Indikator yang diberikan juga relevan.

Kelemahan:

  - Penulis dapat menambahkan studi kasus atau contoh nyata dari perusahaan yang berhasil meningkatkan kinerja SIA melalui pendidikan dan pelatihan.

2.1.3 Dukungan Manajemen Puncak

Kekuatan:

  - Penjelasan mengenai dukungan manajemen puncak dan pengaruhnya terhadap kinerja sistem informasi akuntansi sangat baik. Penulis memberikan indikator yang jelas.

Kelemahan:

  - Penulis dapat memperdalam analisis tentang bagaimana dukungan manajemen puncak dapat diukur dan dievaluasi dalam konteks PT PLN (Persero) Area Medan.

2.1.4 Modernisasi Teknologi Informasi

Kekuatan:

  - Penjelasan tentang modernisasi teknologi informasi dan dampaknya terhadap kinerja sistem informasi akuntansi sangat relevan. Penulis berhasil. 



07/03/2025

Review Buku


By: Putri Afriana Yulia Ningsih
Gmail: kotakandis2569@gmail.com
Ig: Payn.04

Buku 1: "Metodologi Penelitian" oleh Sugiyono

Rincian Buku:
Judul: Metodologi Penelitian
Penulis: Sugiyono
Penerbit: Alfabeta
Tahun Terbit: 2020 (edisi terbaru)
Jumlah Halaman: 400 halaman
ISBN: 978-602-433-123-4

Review:
Permasalahan:
Buku ini mengidentifikasi berbagai permasalahan yang sering dihadapi dalam penelitian, seperti kesulitan dalam menentukan topik, pengumpulan data, dan analisis data. Sugiyono menekankan pentingnya memahami konteks penelitian untuk mengidentifikasi permasalahan yang relevan.

Rumusan Masalah:
Sugiyono memberikan panduan tentang cara merumuskan masalah penelitian yang jelas dan spesifik. Ia menjelaskan bahwa rumusan masalah harus mencerminkan tujuan penelitian dan dapat dijawab melalui metode yang dipilih.

Tujuan Penelitian:
Buku ini menjelaskan bahwa tujuan penelitian harus ditetapkan dengan jelas, baik itu untuk menguji hipotesis, menjelaskan fenomena, atau mengeksplorasi isu baru. Tujuan yang jelas membantu dalam merancang metodologi yang tepat.

Tinjauan Pustaka:
Sugiyono menekankan pentingnya tinjauan pustaka dalam memberikan landasan teori yang kuat untuk penelitian. Ia memberikan contoh bagaimana melakukan tinjauan pustaka yang sistematis dan relevan.

Kerangka Konseptual:
Buku ini menjelaskan bagaimana menyusun kerangka konseptual yang menggambarkan hubungan antara variabel-variabel penelitian. Kerangka ini berfungsi sebagai panduan dalam pengumpulan dan analisis data.

Penelitian Terdahulu:
Sugiyono mengajak peneliti untuk merujuk pada penelitian terdahulu sebagai bagian dari tinjauan pustaka. Ini membantu dalam memahami konteks dan kontribusi penelitian yang sedang dilakukan.

Hipotesis Penelitian:
Buku ini menjelaskan cara merumuskan hipotesis yang dapat diuji. Sugiyono memberikan contoh hipotesis yang baik dan menjelaskan pentingnya hipotesis dalam penelitian kuantitatif.

Kelebihan:
  • Menyediakan panduan yang komprehensif dan sistematis tentang metodologi penelitian.
  • Menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan dilengkapi dengan contoh-contoh praktis.
  • Menekankan pentingnya etika dalam penelitian.
Kelemahan:
  • Beberapa pembaca mungkin merasa bahwa buku ini terlalu fokus pada penelitian kuantitatif dan kurang membahas penelitian kualitatif secara mendalam.
  • Kurangnya pembahasan tentang teknologi terbaru dalam pengumpulan dan analisis data.
Buku 2: "Metodologi Penelitian Kualitatif" oleh Moleong

Rincian Buku:
Judul: Metodologi Penelitian Kualitatif
Penulis: Lexy J. Moleong
Penerbit: Remaja Rosdakarya
Tahun Terbit: 2018 (edisi terbaru)
Jumlah Halaman: 300 halaman
ISBN: 978-602-433-456-3

Review:
Permasalahan:
Moleong mengidentifikasi permasalahan yang sering muncul dalam penelitian kualitatif, seperti subjektivitas peneliti dan kesulitan dalam generalisasi hasil. Ia menekankan pentingnya memahami konteks sosial dan budaya dalam penelitian.

Rumusan Masalah:
Buku ini memberikan panduan tentang cara merumuskan masalah penelitian kualitatif yang bersifat terbuka dan eksploratif. Moleong menjelaskan bahwa rumusan masalah harus fleksibel dan dapat berkembang seiring dengan proses penelitian.

Tujuan Penelitian:
Moleong menjelaskan bahwa tujuan penelitian kualitatif lebih berfokus pada pemahaman mendalam tentang fenomena sosial daripada pengujian hipotesis. Tujuan ini harus mencerminkan kompleksitas realitas yang diteliti.

Tinjauan Pustaka:
Buku ini menekankan pentingnya tinjauan pustaka dalam memberikan konteks dan landasan teori untuk penelitian kualitatif. Moleong memberikan contoh bagaimana melakukan analisis kritis terhadap literatur yang ada.

Kerangka Konseptual:
Moleong menjelaskan bahwa kerangka konseptual dalam penelitian kualitatif lebih bersifat fleksibel dan dapat berubah selama proses penelitian. Ini mencerminkan sifat dinamis dari penelitian kualitatif.

Penelitian Terdahulu:
Moleong mendorong peneliti untuk merujuk pada penelitian terdahulu sebagai cara untuk memahami konteks dan mengidentifikasi celah penelitian.

Hipotesis Penelitian:
Dalam penelitian kualitatif, Moleong menjelaskan bahwa hipotesis tidak selalu diperlukan. Penelitian lebih berfokus pada pengembangan tema dan pola dari data yang dikumpulkan.

Kelebihan:
  • Menyediakan panduan mendalam tentang metodologi penelitian kualitatif.
  • Menekankan pentingnya konteks sosial dan budaya.
  • Menggunakan contoh yang relevan dan aplikatif.

Kelemahan:
  • Mungkin kurang cocok untuk peneliti yang lebih berfokus pada pendekatan kuantitatif.
  • Beberapa pembaca mungkin menginginkan lebih banyak contoh praktis.


Teknik Penelitian Sampling

Teknik sampling dalam penelitian mencakup metode pemilihan elemen dari populasi untuk analisis. Beberapa teknik yang umum digunakan adalah r...